Ulasan tentang Iphone 6 Plus untuk Gawai di Tahun 2020

Bila berbicara tentang gawai, rasanya teknologi yang satu ini berkembang dengan pesat. Berbagai brand saling berlomba merilis gawai dengan spesifikasi dan fitur terbaru untuk memuaskan para peminat. Namun, dibandingkan dengan brand lainnya, Apple terbilang cukup berbeda. Brand yang satu ini sangat fokus dengan perangkat yang mereka luncurkan, dan biasanya itu diluncurkan secara bersamaan dalam event tahunan mereka. Lini iPhone adalah lini smartphone yang ada, dan sekarang ini sudah memasuki seri iPhone 12. Walau demikian, ternyata masih ada juga yang melirik tentang seri sebelumnya, bahkan seri iphone 6 plus. Tentu saja, ini patut menjadi perhatian untuk melihat apakah ini masih bisa digunakan dengan nyaman di masa sekarang.

Seri iPhone 6 telah dirilis sejak tahun 2014 di bulan September, dan secara resmi masuk ke Indonesia beberapa bulan setelahnya. Ada jangka waktu sekitar 6 tahun, dan ini tentu bukanlah waktu yang sebentar. Namun, nama iPhone sendiri menjadi suatu kebanggaan tersendiri, dan teknologi dari iPhone bisa dibilang tidak bisa dianggap remeh. Karena itu, tidak heran bila masih ada pengguna yang tetap nyaman menggunakan gawai berlogo buah apel ini walau itu adalah produk yang dirilis beberapa tahun yang lalu, termasuk juga iphone 6 plus.

Seri 6 Plus ini merupakan salah satu seri premium dari jajaran iPhone 6. Dibandingkan dengan pendahulunya, seri ini pula membawa banyak perubahan, dan salah satunya dari segi ukuran layarnya. Ukuran layar 5,5 inch baru muncul pertama kali di seri ini, di mana sebelumnya Apple dikenal dengan gawai berukuran kecil. Dengan layar yang lebih luas, gawai ini menggunakan teknologi panel IPS, namun mengalami pengembangan yang kemudian disebut sebagai Retina Display. Ini adalah ciri khas dari Apple yang mampu menghadirkan kualitas layar yang lebih baik dengan kerapatan piksel yang jauh berbeda walau menggunakan panel yang sama dengan gawai lainnya.

Dari segi bodi, rasanya kesan premium adalah hal yang benar-benar dirasakan ketika menggenggam gawai ini. Hal ini karena Apple mengusung bodi dengan bahan aluminium untuk bagian frame dan bodinya. Bahan metal ini tidak sekedar untuk membawa kesan mewah dan premium saja, tapi sekaligus untuk memberikan durabilitas. Bila dibandingkan dengan gawai saat ini yang bahkan masih menggunakan bahan plastik polikarbonat, tentu ini menjadi keunggulan tersendiri.

Dari segi dapur pacunya, iphone 6 plus menggunakan chipset A8 yang menggunakan fabrikasi 20 nm. Bila dibandingkan dengan chipset flagship yang ada saat ini, tentu ini sangat jauh berbeda. Saat ini, chipset yang digunakan bahkan sudah menggunakan fabrikasi 7 nm. Selain itu, chipset terbaru yang dibawa Apple saat ini adalah A14. Ini memberikan perbedaan yang cukup mencolok. Dari segi memori, ada pilihan memori dari 16GB, 64GB, dan juga 128GB. Untuk RAM yang dibawa, seri 6 Plus ini membawa 1GB. Walau angkanya terbilang kecil, Apple memiliki sistemnya sendiri sehingga tidak bisa dibandingkan dengan gawai dengan sistem operasi yang berbeda. Terkait sistem operasinya, gawai ini membawa iOS 8, tapi tidak bisa mendapatkan pembaharuan hingga iOS 14. Sayang sekali karena seri iPhone 6S yang masih saudaranya ternyata bisa mencicipi update iOS terbaru ini.

Bila melihat beberapa aspek tersebut, rasanya sangat sulit untuk menyebutkan bahwa gawai ini masih bisa dijadikan daily driver di tahun 2020. Ditambah lagi, komposisi single camera-nya sudah kalah dengan gawai lainnya yang mengusung sampai quad camera, belum lagi bila melihat resolusinya.  Padahal, sebenarnya kualitas gambar yang dihasilkan masih cukup bagus bila dibandingkan dengan kamera gawai kelas bawah dan menegah yang ada saat ini. Tentu saja, seandainya tetap ingin menggunakan gawai ini, iphone 6 plus masih bisa dijadikan gawai kedua untuk melakukan tugas-tugas yang ringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *